Profil

Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Musri merupakan pondok modern yang mana pembelajarannya mengikuti perkembangan zaman sehingga mampu bersaing dengan sekolah atau pondok lain.

Pada tahun 1983 M Pesantren Miftahul Huda Al-Musri’ di bentuk Yayasan Pesantren dihadapan Notaris Pranoto Arifa SH, dan memperoleh Akta No. WB. DI. UM. 07. 08. 1983. Tujuannya untuk lebih leluasa dan memiliki dasar hukum, dan tidak saja berusaha mengembangkan Pesantren yang mencukupi kebutuhannya para santri dalam materi pelajaran, tetapi juga membekali ilmu-ilmu sosial kemasyarakatan dan ekonomi yang pada gilirannya siap hidup ditengah-tengah masyarakat.

Pondok pesantren Al Musri didirikan oleh Alm. KH. Ahmad Faqih pada tahun 1947, sebelumnya dengan nama Miftahul Huda Cianjur namun pada tahun 1974 barulah berganti nama menjadi Al Musri. Pada awalnya perintisan pondok pesantren Al Musri hanya memiliki satu bangunan yang terdiri dari 10 Pondok santri, itupun berdiri di lahan yang ada di pinggir selokan irigasi dan di atas ladang ilalang.

Tetapi seiring bertambahnya santri yang belajar di pesantren hingga sekarang, Al-Musri sudah memiliki lahan seluas 40 ribu meter persegi dan memiliki  bangunan pondok, masjid dan sarana lainnya seluas 10 ribu meter persegi. Santri yang belajar disinipun sudah lebih dari 1200 orang yang terdiri dari santri putra dan santri putri.

Nama Al Musri baru ada kemudian, sebelumnya nama pesantren hanya Miftahul Huda saja. Nama Al Musri ditambahkan seiring dengan perubahan sistem pembelajaran di pesantren.

Untuk menunjang kelancaran proses belajar mengajar, Pontren Miftahulhuda Al-Musri’ memiliki sarana dan prasaran sebagai berikut :

  1. Dua Asrama Putra dengan 55 Kamar

  2. Dua Bangunan Asrama Putri

  3. 9 (sembilan) ruang belajar

  4. 2 (dua) ruang administrasi/kantor

  5. 1 (satu} gedung Kopontren

  6. 1 (satu) gedung Wajardikdas

  7. 1 (satu) gedung Poskestren

  8. 22 unit WC putra dan 18 unit WC putri

  9. Perpustakaan

  10. 2 (dua) Bangunan Masjid runtuk Putra dan Putri

  11. Dan Lain Sebagainya