Orangtua Memanggil Ketika Anaknya Sholat

Anak yang sholeh adalah yang berbakti kepada orangtuanya, kapanpun dimanapun Ketika orangtuanya membutuhkan, pasti siap melayani. Akan tetapi disamping itu, seorang anak masih punya kewajiban pribadi. Salahsatunya sholat, bagaimana jika kewajiban tersebut terjadi dalam satu waktu. Contoh, si umar sedang sholat dikamar dan seketika ibunya memanggil karena ada pekerjaan dan ibunya tidak tahu kalau si umar sedang sholat.

Pertanyaan :

Apa yang harus dilakukan, tetap sholat atau membatalkan sholat ?

Jawaban :

Dilihat dari jenis sholatnya.

  1. Jika sholat fardhu maka tidak boleh ( haram ) membatalkannya
  2. Jika sholat sunah maka boleh membatalkannya

Catatan : Menurut imam muhsyi yang turut pada imam qolyubi, berpendapat bahwa boleh membatalkan sholat fardhu. Jika merasa berat kalau tidak menjawab seruan ibunya. Tapi jika tidak merasa berat, tetap saja tidak boleh membatalkan sholat fardhu. Adapun dalam sholat sunah hukumnya mutlak, boleh membatalkannya.

Referensi :

Hasyiyah Bajuri, Juz 1 halaman 176

Karangan Syekh Burhanuddin Ibrahim Al­-Baijuri bin Syekh Muhammad Al-Jizawi bin Ahmad ( Syekh Ibrahim al Baijuri )

Lafadznya :

وَأجَا بَةُالوَالِدَيْنِ حَرَامٌ فِي الْفَرْضِ،لِانَّ قَطعَهُ حَرَامٌ،جَائِزةٌ فِي الْنَفْلِ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *